Produk skincare laris, tetapi keuntungan justru menipis? Bisa jadi masalahnya bukan pada jumlah penjualan, melainkan perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) yang kurang tepat sejak awal.
Banyak calon brand owner fokus memilih bahan aktif, desain kemasan, dan konsep produk, tetapi belum menghitung berapa biaya sebenarnya untuk menghasilkan satu produk siap jual. Padahal, angka HPP akan memengaruhi harga jual, strategi diskon, anggaran promosi, hingga kemampuan brand melakukan produksi ulang.
Sebelum memulai maklon kosmetik, pahami cara menghitung HPP agar Anda bisa mengembangkan produk dengan perencanaan bisnis yang lebih matang.
YUK KONSULTASI PRODUK ANDA
Diskusikan konsep produk, HPP produk, dan strategi brand-mu bersama tim Dreamlab.
Konsultasi Gratis dengan DreamlabApa Itu HPP Kosmetik dan Mengapa Penting?
HPP kosmetik adalah biaya yang diperhitungkan untuk menghasilkan produk kosmetik, mulai dari bahan baku, kemasan, proses manufaktur, hingga alokasi biaya produksi yang relevan.
Dalam perencanaan bisnis brand kosmetik, perhitungan ini juga sering diperluas dengan biaya pengembangan, pengujian, legalitas, dan pengiriman awal agar pemilik brand mengetahui kebutuhan modal per unit secara lebih menyeluruh.
Mengapa HPP penting? Karena angka tersebut membantu Anda menentukan harga jual, menghitung margin, mengevaluasi penawaran manufaktur, dan memperkirakan kebutuhan modal produksi berikutnya.
Semakin jelas struktur HPP, semakin mudah Anda mengetahui apakah produk memiliki ruang keuntungan yang cukup untuk dipasarkan.
Komponen Biaya yang Harus Dihitung Sebelum Maklon Kosmetik
Sebelum menghitung HPP, kenali komponen yang membentuk biaya produk. Anda juga dapat mempelajari rincian elemen pengeluaran pada panduan biaya maklon skincare kami.
Perlu diperhatikan bahwa penawaran dari perusahaan maklon bisa menggunakan struktur biaya yang berbeda. Ada komponen yang sudah termasuk harga per unit, ada pula yang ditagihkan terpisah.
Karena itu, jangan menjumlahkan biaya yang sebenarnya sudah tercakup dalam quotation. Minta rincian yang jelas agar perhitungan tidak menjadi terlalu tinggi atau justru terlalu rendah.
Rumus Cara Menghitung HPP Kosmetik
Untuk membuat simulasi perencanaan awal, gunakan rumus berikut:
Jika ingin memperhitungkan pengeluaran awal proyek yang belum termasuk dalam biaya produksi, gunakan pendekatan:
Biaya proyek yang dialokasikan bisa meliputi pengembangan, pengujian, atau biaya administratif tertentu.
Namun, untuk laporan akuntansi formal, tidak semua biaya tersebut otomatis diklasifikasikan sebagai HPP produksi. Perlakuannya bergantung pada sifat biaya dan kebijakan akuntansi perusahaan.
Untuk brand owner yang baru memulai, pendekatan biaya per unit setelah alokasi berguna sebagai dasar simulasi modal dan harga jual.
Simulasi HPP Kosmetik: Produksi 1.000 Pcs Serum
Bayangkan Anda ingin membuat brand skincare dengan produk pertama berupa hydrating serum 30 ml.
Anda merencanakan produksi sebanyak 1.000 unit dan ingin menjualnya melalui marketplace.
Berikut simulasi ilustratif untuk memahami pembentukan biaya:
*Seluruh angka merupakan asumsi edukatif, bukan quotation Dreamlab. Simulasi mengasumsikan 1.000 unit layak jual dan biaya proyek tambahan Rp5 juta dialokasikan seluruhnya pada batch pertama.
Dari perhitungan tersebut:
- Biaya produksi per unit: Rp30.000
- Biaya per unit setelah alokasi proyek: Rp35.000
- Total kebutuhan dana yang disimulasikan: Rp35.000.000
Mengapa perlu membedakan keduanya?
Karena biaya pengembangan atau kebutuhan awal tertentu mungkin tidak berulang pada setiap batch. Jika seluruh biaya awal dibebankan pada produksi pertama, biaya efektif per unit batch tersebut akan lebih tinggi.
Untuk produksi berikutnya, perhitungan perlu diperbarui berdasarkan biaya yang benar-benar muncul kembali.
Jika HPP Rp35.000, Berapa Harga Jual Kosmetik yang Menguntungkan?
Sekarang kita gunakan biaya setelah alokasi sebesar Rp35.000 per unit sebagai dasar simulasi konservatif.
Misalnya, Anda mempertimbangkan tiga pilihan harga jual:
Margin pada tabel dihitung menggunakan rumus:
Angka tersebut belum menunjukkan laba bersih. Masih ada biaya marketplace, affiliate, iklan, operasional, pajak, dan pengeluaran lainnya.
Penting juga membedakan margin dan markup. Markup dihitung terhadap biaya, sedangkan margin dihitung terhadap harga jual.
Jadi, harga jual tidak cukup ditentukan hanya dengan menambahkan persentase keuntungan ke HPP tanpa memahami metode perhitungannya.
Produk Dijual Rp89.000, Berapa Keuntungan yang Benar-Benar Tersisa?
Inilah bagian yang sering terlewat ketika brand owner menghitung potensi keuntungan.
Produk mungkin memiliki selisih Rp54.000 antara harga jual dan biaya per unit, tetapi sebagian selisih tersebut masih diperlukan untuk menjual produk.
Perhatikan simulasi berikut:
*Persentase biaya pemasaran merupakan asumsi, bukan tarif resmi marketplace atau rekomendasi anggaran Dreamlab. Belum termasuk seluruh biaya tetap, pajak, retur, dan biaya lainnya.
Artinya, dari penjualan satu produk seharga Rp89.000, simulasi ini menyisakan Rp21.630 untuk menutup biaya lain dan menghasilkan keuntungan.
Produk dengan margin kotor besar belum tentu memberikan keuntungan akhir yang besar. Itulah sebabnya perhitungan HPP perlu dilanjutkan dengan simulasi biaya penjualan.
Menjelang campaign seperti 11.11 dan 12.12, perhitungan ini semakin penting karena diskon, voucher, dan komisi promosi dapat mengurangi margin.
4 Kesalahan yang Membuat HPP Kosmetik Tidak Sesuai Perkiraan
1. Hanya Menghitung Harga dari Pabrik
Harga yang tercantum pada quotation belum tentu mencakup seluruh kebutuhan proyek. Pastikan Anda memahami biaya yang termasuk dan belum termasuk dalam penawaran.
2. Memilih Kemasan Tanpa Memperhitungkan HPP
Kemasan premium memang bisa mendukung positioning produk, tetapi juga memengaruhi biaya. Pilih kemasan berdasarkan kebutuhan formula, target konsumen, dan harga jual.
3. Menentukan Harga Jual Tanpa Menghitung Biaya Marketing
Biaya iklan, affiliate, diskon, dan marketplace perlu disimulasikan sebelum produk dipasarkan.
4. Memproduksi Terlalu Banyak Tanpa Memahami Permintaan
Jumlah produksi lebih besar mungkin menawarkan efisiensi biaya per unit, tetapi juga meningkatkan kebutuhan modal dan risiko stok tidak terjual.
Karena itu, keputusan jumlah produksi perlu mempertimbangkan proyeksi penjualan, masa simpan produk, dan kemampuan distribusi. Ketentuan minimum order dapat dicek pada panduan MOQ maklon kosmetik Dreamlab.
Bagaimana Cara Mengoptimalkan HPP Tanpa Mengorbankan Kualitas Produk?
Menekan HPP bukan berarti harus memilih bahan paling murah atau mengurangi kualitas formula.
Langkah pertama adalah menentukan target harga jual dan biaya produk yang masih memungkinkan bisnis berjalan sehat.
Setelah itu, evaluasi beberapa faktor bersama manufaktur, seperti kompleksitas formula, pilihan bahan, jenis kemasan, jumlah produksi, dan kebutuhan finishing.
Sebagai contoh, kemasan standar yang kompatibel dengan formula mungkin lebih sesuai untuk brand baru dibandingkan kemasan custom yang membutuhkan investasi lebih besar.
Begitu juga dengan formula. Fokus pada karakter produk yang benar-benar mendukung positioning brand, seperti yang diterapkan pada produk maklon moisturizer maupun serum, bukan sekadar menambahkan banyak bahan aktif tanpa tujuan yang jelas.
Keputusan akhir tetap perlu melalui evaluasi R&D, mutu, keamanan, dan persyaratan regulasi.
Mengembangkan Formula dan Merencanakan HPP Bersama Dreamlab
Setelah memahami cara menghitung HPP kosmetik, pertanyaan berikutnya adalah: bagaimana mengembangkan produk yang sesuai dengan target biaya tanpa kehilangan karakter brand?
Dreamlab hadir sebagai partner manufaktur kontrak kosmetik dengan positioning #JuaranyaFormula dan prinsip 1 Client, 1 Formula.
Melalui konsultasi dan pengembangan formula bersama tim R&D, brand owner dapat mendiskusikan konsep produk, target konsumen, karakter formula, kemasan, serta rencana jumlah produksi melalui alur maklon kosmetik yang terstruktur.
Pendekatan ini membantu membuat pembahasan biaya lebih terarah karena kebutuhan produk sudah didefinisikan sejak awal.
Dreamlab juga mengusung prinsip Beyond Manufacturing — Your Beauty Brand Growth Partner, dengan memandang pengembangan produk sebagai bagian dari perjalanan membangun bisnis kosmetik.
Kelayakan formula, pilihan kemasan, MOQ, dan penawaran biaya aktual tetap perlu dievaluasi berdasarkan spesifikasi proyek.
Yuk, Kembangkan Ide Bersama Dreamlab!
Sudah punya ide produk kosmetik, tetapi belum yakin berapa HPP yang sesuai dengan target harga jual Anda?
Jangan menunggu produk selesai diproduksi untuk mulai menghitung potensi keuntungannya.
Diskusikan sejak awal kategori produk, target konsumen, target harga jual, perkiraan jumlah produksi, dan anggaran yang tersedia.
Bersama Dreamlab, Anda dapat mengevaluasi konsep formula dan kebutuhan produksi untuk mendapatkan gambaran biaya yang lebih relevan.
Konsultasikan Target HPP dan Ide Produk Anda Bersama Dreamlab!
Diskusikan ide produk kosmetik, simulasi HPP, dan formula eksklusif Anda bersama Dreamlab — Juaranya Formula!
KONSULTASI SEKARANG →FAQ HPP Kosmetik dan Maklon Dreamlab
Apakah Dreamlab bisa membantu menghitung estimasi HPP kosmetik?
Apakah HPP kosmetik bisa disesuaikan dengan target harga jual?
Apakah semakin besar jumlah produksi, HPP semakin murah?
Bagaimana cara memulai konsultasi maklon kosmetik di Dreamlab?
Informasi Regulasi & Standar Mutu Kosmetik:
- Standar Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik (CPKB) mengacu pada Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) No. 31 Tahun 2020.
- Kewajiban sertifikasi halal produk kosmetik diatur dalam Undang-Undang No. 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal bersama BPJPH & MUI.
- Perhitungan beban biaya langsung dan tidak langsung mengacu pada prinsip akuntansi biaya manufaktur standar untuk penetapan harga pokok produksi.

