News & Blog
Sunscreen kini bukan lagi sekadar produk pelengkap ia sudah menjadi kebutuhan harian jutaan perempuan Indonesia. Tren ini membuka peluang besar bagi brand owner dan calon entrepreneur yang ingin meluncurkan produk sunscreen sendiri melalui jasa maklon. Tapi maklon sunscreen tidak sesederhana maklon pelembap biasa. Ada syarat BPOM yang ketat, formula yang harus diuji klinis, dan proses registrasi yang membutuhkan ketelitian. Kalau kamu salah memilih pabrik maklon, bisa-bisa produkmu tertahan di regulasi berbulan-bulan sebelum bisa dijual.
Table of Contents
ToggleMengapa Sunscreen Jadi Produk Maklon yang Paling Diminati?
Data dari berbagai platform e-commerce menunjukkan bahwa sunscreen konsisten masuk top 3 produk skincare terlaris di Indonesia dalam tiga tahun terakhir. Kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan kulit dari sinar UV meningkat drastis, dipicu oleh edukasi konten di media sosial yang masif.
Dari perspektif bisnis, sunscreen menarik karena beberapa alasan yang saling melengkapi. Margin keuntungannya tinggi — sunscreen premium bisa dijual tiga hingga lima kali HPP dengan positioning yang tepat. Repeat purchase-nya juga konsisten karena konsumen perlu membeli ulang setiap satu hingga tiga bulan. Tren permintaannya naik secara konsisten dan bukan sekadar tren sesaat, karena sunscreen sudah bertransformasi menjadi kebutuhan primer dalam rutinitas skincare harian.
Syarat Maklon Sunscreen yang Harus Dipenuhi
Sunscreen dikategorikan sebagai produk kosmetik dengan klaim khusus — tabir surya — sehingga proses regulasinya lebih ketat dibanding produk kosmetik biasa. Ada empat syarat utama yang wajib kamu pahami sebelum memulai.
Notifikasi BPOM Wajib
Setiap produk sunscreen yang akan dipasarkan di Indonesia harus mendapatkan nomor notifikasi BPOM. Tanpa ini, produk tidak boleh dijual secara legal — baik di toko offline, marketplace online, maupun media sosial. Proses notifikasi dilakukan melalui sistem e-notifikasi BPOM dan membutuhkan dokumen teknis produk yang lengkap, termasuk hasil uji SPF dan formula produk.
Uji SPF di Laboratorium Terakreditasi
Klaim SPF pada produk sunscreen tidak bisa dibuat sembarangan atau hanya berdasarkan estimasi formula. BPOM mewajibkan hasil uji SPF dari laboratorium yang terakreditasi. Ada dua metode uji yang diakui: uji in vitro yang dilakukan di laboratorium menggunakan alat spektrofotometer, dan uji in vivo yang dilakukan pada manusia sukarela. Metode in vitro lebih cepat dan terjangkau, namun beberapa jenis klaim memerlukan validasi in vivo.
Formulasi Sesuai Standar BPOM
BPOM membatasi jenis dan konsentrasi bahan aktif UV filter yang boleh digunakan dalam sunscreen di Indonesia. Bahan yang boleh digunakan mengacu pada daftar positif BPOM, dan konsentrasinya tidak boleh melebihi batas yang ditetapkan. Tim R&D yang berpengalaman seperti di Dreamlab sudah sangat familiar dengan batasan ini dan memastikan setiap formula yang dikembangkan memenuhi regulasi.
Pabrik Harus Bersertifikasi CPKB
Ini poin yang sering diabaikan calon brand owner: pabrik maklon yang kamu pilih wajib memiliki sertifikasi CPKB — Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik — dari BPOM. Tanpa sertifikasi ini, produkmu tidak akan bisa mendapatkan nomor notifikasi BPOM, sehingga seluruh investasi R&D dan produksi menjadi sia-sia.
Proses Maklon Sunscreen di Dreamlab
Memahami alur proses sangat penting agar kamu bisa merencanakan timeline bisnis dengan realistis. Berikut tahapan lengkap maklon sunscreen di Dreamlab, dari konsultasi pertama hingga produk tiba di tanganmu.
Konsultasi dan Briefing Produk
Proses dimulai dengan sesi konsultasi bersama tim Business Development Dreamlab. Di sini kamu akan mendiskusikan konsep produk secara detail: nilai SPF yang diinginkan, target jenis kulit, tekstur yang diharapkan — gel, krim, lotion, atau spray — serta pilihan kemasan. Tim kami juga akan membantu kamu menentukan positioning yang tepat berdasarkan tren pasar saat ini. Tahap ini biasanya memakan waktu satu hingga tiga hari kerja.
Formulasi dengan R&D
Setelah brief disetujui, tim R&D Dreamlab mulai merancang formula sunscreen. Proses ini mencakup pemilihan UV filter yang sesuai, penentuan konsentrasi bahan aktif, dan formulasi basis yang memberikan tekstur sesuai yang diinginkan. Tim R&D kami yang muda dan inovatif juga akan menyarankan tambahan ingredient skincare yang bisa meningkatkan nilai jual produk — misalnya niacinamide, hyaluronic acid, atau centella asiatica. Tahap ini membutuhkan waktu dua hingga empat minggu.
Uji Stabilitas
Formula yang sudah jadi kemudian diuji stabilitasnya pada berbagai kondisi suhu dan paparan cahaya. Uji ini memastikan produk tidak berubah warna, tekstur, bau, atau efektivitasnya selama masa simpan yang ditentukan. Tanpa lolos uji stabilitas, produk tidak bisa dilanjutkan ke tahap produksi. Tahap ini memakan waktu empat hingga delapan minggu.
Uji SPF
Setelah formula stabil, dilakukan pengujian nilai SPF di laboratorium terakreditasi. Hasil uji inilah yang nantinya menjadi dasar klaim SPF pada kemasan produk dan dokumen notifikasi BPOM. Proses ini membutuhkan waktu dua hingga empat minggu tergantung antrian laboratorium dan metode uji yang dipilih.
Approval Sample dan Notifikasi BPOM
Kamu akan menerima sampel produk final untuk dievaluasi sebelum produksi massal. Setelah disetujui, proses pengurusan notifikasi BPOM dimulai. Dreamlab dapat membantu pengurusan notifikasi ini atas nama perusahaanmu. Proses notifikasi BPOM biasanya membutuhkan waktu dua hingga enam minggu.
Produksi Massal dan Pengiriman
Setelah semua dokumen beres dan sampel disetujui, produksi massal dimulai dengan quality control ketat di setiap tahap. Kemasan dan labeling dilakukan sesuai standar regulasi BPOM. Total waktu dari konsultasi hingga produk siap jual berkisar antara empat hingga enam bulan — ini adalah timeline yang realistis dan perlu kamu masukkan dalam perencanaan bisnis.
Produk Sunscreen Siap Maklon di Dreamlab
Dreamlab telah mengembangkan beberapa formula sunscreen siap maklon yang bisa langsung kamu kustomisasi. Ini artinya proses R&D bisa dipercepat secara signifikan karena formula dasar sudah tersedia dan telah melalui uji stabilitas awal. Kamu cukup menentukan kustomisasi yang diinginkan dan tim kami yang akan mengeksekusi.
Sunscreen Gel SPF 50 PA++++ — untuk Kulit Berminyak
Formula gel ringan dengan tekstur cair dan finish matte yang sangat populer di kalangan pemilik kulit berminyak dan kombinasi. Tidak meninggalkan rasa lengket atau berminyak di kulit, cepat meresap, dan memberikan efek matte yang tahan lama. Formula ini menggunakan UV filter kimia yang sudah teruji dan tersedia opsi penambahan niacinamide atau centella asiatica untuk nilai tambah skincare. Sangat cocok untuk brand yang menarget remaja dan dewasa muda dengan masalah kulit berminyak.
Sunscreen Krim SPF 30 & SPF 50 — untuk Kulit Normal hingga Kering
Formula krim yang memberikan kelembapan sekaligus perlindungan UV, ideal untuk kulit normal hingga kering. Tersedia dalam dua varian SPF: SPF 30 untuk penggunaan sehari-hari di dalam ruangan, dan SPF 50 untuk aktivitas luar ruangan. Formula ini bisa ditambahkan hyaluronic acid, ceramide, atau vitamin E untuk memperkuat positioning sebagai sunscreen sekaligus moisturizer. Finishnya natural — tidak terlalu matte maupun dewy — sehingga nyaman dipakai sebagai base makeup.
Sunscreen Mineral SPF 30 — untuk Kulit Sensitif
Formula berbasis zinc oxide yang menggunakan UV filter fisik, cocok untuk kulit sensitif, kulit yang baru melakukan treatment laser atau chemical peel, serta ibu hamil yang menghindari bahan kimia tertentu. Formula ini tersedia dalam opsi fragrance-free dan bebas dari bahan-bahan yang umum memicu iritasi, menjadikannya pilihan ideal untuk brand yang menarget segmen kulit sensitif atau brand baby and mother care. Kekurangan klasik sunscreen mineral berupa white cast sudah diminimalkan dalam formula Dreamlab berkat teknologi dispersi partikel terkini.
Tinted Sunscreen SPF 50 — Dua Fungsi Sekaligus
Sunscreen dengan pigmen warna ringan yang memberikan efek pemerataan tone kulit sekaligus perlindungan UV. Tersedia dalam beberapa shade yang bisa disesuaikan dengan target pasar brand kamu. Produk ini sangat populer karena menggantikan dua produk sekaligus — sunscreen dan foundation tipis — sehingga menyederhanakan rutinitas skincare konsumen. Sangat cocok untuk brand yang ingin bermain di segmen multifunctional beauty product dengan harga jual premium.
Sunscreen Spray SPF 50 — Praktis untuk Reapply
Formula sunscreen dalam kemasan spray yang memudahkan aplikasi ulang di siang hari tanpa harus menyentuh wajah dengan tangan. Bisa digunakan di atas makeup tanpa merusak riasan. Cocok untuk brand yang menarget konsumen aktif, pengguna outdoor, atau segmen remaja yang menginginkan kemudahan penggunaan. Tersedia dalam varian untuk wajah dan badan.
Estimasi Biaya Maklon Sunscreen
Biaya maklon sunscreen dipengaruhi oleh beberapa faktor utama: kompleksitas formula, jenis UV filter yang digunakan, volume produksi, dan jenis kemasan. Berikut gambaran umum yang bisa dijadikan acuan perencanaan modal.
- Uji SPF in vitro biasanya berkisar antara tiga hingga delapan juta rupiah per formula, dilakukan di laboratorium terakreditasi yang bermitra dengan Dreamlab.
- Pengurusan Notifikasi BPOM memerlukan biaya sekitar 2jt hingga 5jt rupiah tergantung jenis dan kompleksitas notifikasi yang diperlukan.
- Harga pokok produksi tergantung formula, kemasan, dan volume order. Semakin besar volume produksi, semakin rendah HPP per pcs.
- MOQ minimum di Dreamlab bersifat fleksibel dan bisa dimulai dari ratusan pcs sangat ramah untuk brand baru yang belum ingin mengambil risiko stok besar.
Mulai Maklon Sunscreen Brand-mu di Dreamlab Sekarang
Di Dreamlab, kamu tidak perlu menavigasi semua kompleksitas itu sendirian. Mulai dari konsultasi pertama, tim Business Development kami akan duduk bersama kamu untuk memahami visi brand, target konsumen, dan positioning produk yang ingin kamu bangun. Tidak ada biaya untuk sesi konsultasi ini — kami percaya keputusan terbaik dimulai dari pemahaman yang mendalam, bukan dari tekanan penjualan.
👉 Konsultasi GRATIS Sekarang!
FAQ: Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apakah saya harus punya formula sendiri untuk maklon sunscreen?
Tidak. Dreamlab memiliki tim R&D yang akan merancang formula sesuai kebutuhanmu dari nol, atau kamu bisa memilih dari lini produk sunscreen siap maklon yang sudah tersedia. Kamu cukup brief konsep produk yang diinginkan — tekstur, SPF, target kulit, dan preferensi bahan — dan tim kami yang akan handle sisanya.
Berapa lama waktu dari konsultasi hingga produk jadi?
Estimasi total proses adalah empat hingga enam bulan. Waktu terlama biasanya ada di tahap uji SPF dan notifikasi BPOM. Jika kamu menggunakan formula siap maklon Dreamlab yang sudah tersedia, proses R&D bisa dipercepat dan total waktu bisa lebih singkat.
Apakah BPOM wajib untuk sunscreen yang dijual online?
Ya, wajib. Sunscreen termasuk kosmetik yang harus memiliki nomor notifikasi BPOM sebelum dipasarkan di Indonesia — baik secara offline maupun online. Berjualan tanpa BPOM berisiko terkena penghapusan listing oleh marketplace, denda, hingga penarikan produk dari peredaran.
Apakah bisa maklon sunscreen dengan sertifikasi Halal?
Bisa. Dreamlab telah bersertifikasi Halal dan dapat membantu pengurusan sertifikasi Halal untuk produk sunscreen kamu. Ini nilai tambah yang sangat penting, terutama untuk pasar Indonesia dan ekspor ke negara-negara dengan mayoritas penduduk Muslim